Join me on Facebook Follow me on Twitter Subscribe to RSS Email me

Wednesday, 13 July 2011

JIKA JATUH CINTA

Seandainya anda sudah jatuh cinta...


Bacalah doa ini..

" Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada
seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah
kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya
agar tidak melebihi cintaku pada-Mu.

Ya Karim, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati
seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh
aku dalam jurang cinta semua. Ya Rabbana, jika aku jatuh
hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada
hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada
seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak
lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah
kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di
sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan
biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan
biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada
cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah
berhimpun dalam cinta pada-Mu,telah berjumpa pada taat
pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu
dalam membela syariat-Mu. Kukuhkanlah ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah
hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan
kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu....Amin Ya Rabbal Alamin

PLATO ( Love & Married)

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana
saya menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu
dan tanpa boleh undur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika
kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, ertinya kamu
telah menemukan cinta" .

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan
kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"

Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak
boleh mundur kembali (berbalik)". Sebenarnya aku telah menemukan yang paling
menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di
depan sana, jadi tak ku ambil ranting tersebut. Saat ku melanjutkan berjalan
lebih jauh lagi, baru ku sedari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan
kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatang pun pada
akhirnya"

Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu
perkawinan?Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan saja.

Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh
menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang
paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkahwinan"

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa
pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga
terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"

Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah
menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.
Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk
amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau
menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"

Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"


CATATAN - KECIL :

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di
dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat
adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat
dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan
kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik
diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk
mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu
dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa
adanya.

APPLE TREE..Very Enlightening

A long time ago, there was a huge apple tree. A little boy loved
to come and play around it everyday. He climbed to the tree top, ate the apples, took a nap under the shadow...
He loved the tree and the tree loved to play with him. Time went
by... the little boy had grown up and he no longer played around the tree everyday.

One day, the boy came back to the tree and he looked sad. "Come and play with me," the tree asked the boy.
"I am no longer a kid, I don't play around trees anymore." The boy
replied, "I want toys. I need money to buy them."
"Sorry, but I don't have money... but you can pick all my apples and
sell them. So, you will have money."
The boy was so excited. He grabbed all the apples on the tree and
left happily. The boy never came back after he picked the apples. The tree was sad.

One day, the boy returned and the tree was so excited. "Come and play with me!" the tree said.
"I don't have time to play. I have to work for my family. We need a
house for shelter. Can you help me?"
"Sorry, but I don't have a house. But you can chop off my branches
to build your house." So the boy cut all the branches of the tree and left happily.

The tree was glad to see him happy but the boy never came back since then.

The tree was again lonely and sad.
One hot summer day, the boy returned and the tree was delighted.
"Come and play with me!" the tree said.
"I am sad and getting old. I want to go sailing to relax myself. Can
you give me a boat?"
"Use my trunk to build your boat. You can sail far away and be
happy."
So the boy cut the tree trunk to make a boat. He went sailing and
never showed up for a long time.

Finally, the boy returned after he left for so many years.
"Sorry, my boy. But I don't have anything for you anymore. No more apples for you... " the tree said.
"I don't have teeth to bite." the boy replied.
"No more trunk for you to climb on."
"I am too old for that now." the boy said.
"I really can't give you anything ... the only thing left is my dying roots." the tree said with tears.
"I don't need much now, just a place to rest. I am tired after all
these years." the boy replied.
"Good! Old tree roots is the best place to lean on and rest. Come,
Come sit down with me and rest."
The boy sat down and the tree was glad and smiled with tears.......

This is a story of everyone. The tree is our parents.

When we were young, we loved to play with Mom and Dad...

When we grown up, we left them...only came to them when we need something or when we are in trouble.
No matter what, parents will always be there and give everything
they could to make you happy. You may think the boy is cruel to the
tree but that's how all of us are treating our parents, or are we not?

SIAPAKAH ?????

1. Siapakah orang yang sombong?
Orang yang sombong adalah orang yang di beri penghidupan tapi tidak mahu sujud pada yang menjadikan kehidupan itu iaitu Allah Rabbul Aalamin, Tuhan sekelian alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan langit pada TuhanNya kecuali jin dan manusia yang sombong diri.

2. Siapakah orang yang telah mati hatinya?
Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur'an, Hadith dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada apa2 kesan di dalam jiwa untuk bertaubat.

3. Siapakah orang dunggu kepala otaknya?
Orang yang dunggu kepala otaknya adalah orang yang tidak mahu lakukan ibadat tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.

4. Siapakah orang yang kuat?
Orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan kemarahannya ketika ia di dalam kemarahan.

5. Siapakah orang yang lemah?
Orang yang lemah adalah orang yang melihat akan kemaksiatan di depan matanya tidak sedikit pun ada kebencian di dalam hatinya akan kemungkaran itu.

6. Siapakah orang yang bakhil?
Orang yang bakhil lagi kedekut adalah orang yang berat lidahnya untuk membaca selawat keatas junjungan Rasulullah s.a.w.

7. Siapakah orang yang buta?
Orang yang buta adalah orang yang tidak mahu membaca dan meneliti akan kebesaran Al Qur'an dan tidak mahu mengambil pelajaran daripadanya.

8. Siapakah orang yang tuli?
Orang yang tuli adalah orang yang di beri nasihat dan pengajaran yang baik namun tidak diendahkannya.

9. Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s.

10. Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil erkata,"Ya Rabbi (Wahai Tuhanku) Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

11. Siapakah orang yang menangis airmata mutiara?
Orang yang menangis airmata mutiara adalah orang-orang yang sedang bersendiri lalu mengingat akan kebesaran Tuhan dan menyesal akan dosa-dosanya lalu mengalir airmatanya.

12. Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

13. Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

14. Siapakah orang yang pandai?
Orang yang pandai adalah orang yang bersiap siap untuk hari kematiannya kerana dunia ini berusia pendek sedang akhirat kekal abadi

15. Siapakah orang yang bad word?
Orang yang bad word adalah orang yang beriya-iya berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.

16. Siapakah orang yang maju dalam hidupnya?
Orang yang maju dalam hidupnya adalah orang-orang yang senantiasa mempertingkat ilmu kebaikan.

17. Siapakah orang-orang yang mundur hidupnya?
Orang yang mundur dalam hidupnya adalah orang yang tidak memperdulikan akan halal dan haramnya akan sesuatu perkara itu.

18. Siapakah orang yang gila itu?
Orang yang gila itu adalah orang yang tidak sembahyang kerana hanya dua syarat saja yang memperbolehkan akan seorang itu meninggalkan sembahyang, pertama sekiranya ia haid dan kedua ketika ia tidak siuman akalnya.

19. Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.

20. Siapakah orang yang selalu ditipu?
Orang yang selalu di tipu adalah orang muda yang menyangka bahawa kematian itu berlaku hanya pada orang tua.

21. Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

22. Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

23. Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

24. Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

25. Siapakah org yg bijak?
Orang yg bijak ialah org yg tidak membiar atau membuang email ini begitu sahaja, malah dia akan menyampaikan pula pada org lain...

RUPA MANUSIA YANG DI HALAU DI PADANG MAHSYAR...

- Ditukar rupa menjadi wajah kera. Mereka itu adalah manusia yang suka
mengumpat.

- Ditukar rupa menjadi wajah babi. Mereka adalah kalangan mereka yang suka
memakan harta anak-anak yatim.

- Dihalau dalam keadaan terbalik, kakinya di atas dan kepala di bawah.
Mereka itu adalah manusia yang suka memakan riba.

- Dihalau dalam keadaan buta dan dituntun (diiring). Mereka adalah daripada
kalangan manusia yang curang dalam menerapkan hukum.

- Ditukar menjadi bisu dan tuli serta tidak berakal. Mereka itu adalah
kalangan yang bangga dengan amalannya sendiri.

- Dihalau dalam keadaan mengoyak lidah sendiri, sedangkan lidah itu terjulur
hingga ke paras dada dan mulutnya pula keluar nanah yang menjijikkan. Mereka
adalah ahli pidato yang mana ucapannya berlainan dengan perbuatannya.

- Dihalau dalam keadaan terpotong kedua-dua kaki dan tangan. Mereka itu
terdiri daripada yang suka mengganggu tetangga.

- Diiring ke Padang Mahsyar dalam keadaan tersalib pada pokok kurma neraka.
Mereka itu adalah kalangan mereka yang suka berusaha mengajak orang ramai
supaya membela pemerintah yang tidak jujur kepemimpinannya.

- Dikumpulkan dalam keadaan menggunakan pakaian yang panas. Mereka itu
adalah manusia yang takbur, sombong dan bongkak.

Daripada perbezaan kumpulan itu, jelaslah bahawa walaupun ketika berada di
dalam dunia dalam keadaan normal, tiada cacat cela, tetap akan ditukar oleh
Allah mengikut amalan yang dilakukan di dunia. Sebelum sampai hari
pengadilan di Padang Mahsyar yang maha luas itu.

Allah telah berfirman dalam Surah Taha ayat 124-126 bermaksud: "Dan barang
siapa berpaling daripada peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya
penghidupan yang sempit dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat
dalam keadaan buta. Berkatalah ia: Ya Tuhanku, mengapakah Engkau
menghimpunkan aku dalam keadaan buta, pada hal aku dahulunya adalah seorang
yang melihat? Allah berfirman: "Demikianlah telah datang kepadamu ayat-ayat
Kami maka kau melupakannya dan begitu pula pada hari ini kamu pun
dilupakan."

Begitu juga dengan pengiringan dan penghalauan manusia ke Padang Mahsyar,
jangan sekali-kali menganggap ringan kerana memikirkan perkara itu belum
pernah berlaku. Bagaimanapun Allah telah berfirman dalam al-Quran ia pasti
berlaku. Firman itu bermaksud: "Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu)
Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan akan
Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seorang pun
daripada mereka."

Umat Islam sekarang harus ingat bahawa kematian adalah wajib dan mesti tiba
apabila sampai waktunya. Setelah manusia dibangkitkan dari kubur
masing-masing, maka semua manusia itu dihalau menuju ke Padang Mahsyar.

Keadaan mereka ketika itu berbeza-beza. Ada yang berjalan kaki, berkenderaan
dan ada juga yang berjalan menggunakan mukanya. Pendek kata semua mengikut
amal perbuatan ketika hidup dulu.

Seperkara lagi yang harus ditempuh oleh manusia di Padang Mahsyar ialah
tidak akan mendapat perlindungan. Matahari terlalu hampir dengan ubun
kepala. Maka tidak hairan ada yang berpeluh kerana terlalu kepanasan
sehingga terasa seperti terbakar itu hingga sampai ke kaki, lutut, dada,
leher mahupun sekadar bahagian muka saja.

Sewaktu dalam penantian persidangan itu, kelihatanlah wajah mereka yang
tunduk cemas, kelihatan muram dan hitam kelam. Keadaan itu samalah seperti
kita melihat pesalah yang akan dibawa ke muka pengadilan. Takut serta
bimbang sentiasa bermain-main pada fikiran.

Bagaimana ketika di Padang Mahsyar tidak siapa yang dapat melepaskan diri.
Bukan itu saja, malah untuk mencari pohon tempat berteduh juga tidak ada.
Siapa saja akan tetap diadili dan bergantunglah betapa taatnya dia dengan
perintah Allah swt.

Allah berfirman yang bermaksud: "Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan
daripada setiap umat segolongan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, iaitu
mereka dibahagi-bahagi (dalam kelompok-kelompok)." – (surah An-Naml:83).
Hantar pada kawan!


BERSAMA-SAMALAH KITA BERDOA MOGA KITA TIDAK TERGOLONG DALAM KALANGAN
TERSEBUT........

Insyaallah.. AMIN YA RABBAL ALAMIN

INDAHNYA CINTA

INDAHNYA cinta jika bersulam keikhlasan. moleknya cinta andai setia yang dipertaruhkan dan untungnya bercinta jika berkekalan sampai bila-bila.

Namun panas yang diharapkan sampai ke petang, siapa sangka hujan turun di tengah hari. Puas sudah membajai cinta, dibumbui dengan kasih dan sayang, membelai dan memupuknya dengan penuh tanggungjawab namun pasangan yang bertakhta di sanubari tetap berubah hati. Terlalu sukarkah mencintai isteri atau sememangnya si suami tidak pernah mensyukuri?

Datuk Ustaz Ismail Kamus membincangkan. "Perempuan umpama cermin, mesti cermat dan halus bila berhadapan dengan mereka. Lebih-lebih yang bergelar isteri. Sensitif, cepat kecil hati, merajuk dan minta dipujuk memang sifat wanita. Sebenarnya bukan susah melayan isteri. Seorang suami yang pandai mengambil hati, memujuk rayu jika diperlukan, bercakap lemah lembut dan rajin bergurau senda, ia sudah cukup dan memadai. Perhatikan Hasilnya, si isteri akan sanggup bersusah payah menyediakan makan dan minum di samping menguruskan rumah tangga, malah sanggup pula ke hulu ke hilir menambah pendapatan suami. Walaupun hidup dalam serba kekurangan, insya-Allah hidup pasangan begini akan rukun damai sampai bila-bila. Bagaimanapun hal ini merujuk kepada wanita yang melimpah ruah dengan kasih dan sayang. Mengutamakan rumah tangga dan berusaha menceriakannya walaupun si suami bukan berpangkat besar atau mempunyai wang yang banyak. Apabila ditujukan kepada wanita yang memegang prinsip, ada wang abang sayang, tak ada duit abang melayang lain pula penyudahnya.

Jika yang dicintai itu adalah wang, yang disayang itu adalah kemewahan, memang rumah tangga tidak bahagia dan aman. Kerana yang diburu adalah wang dan harta, maka bila ada kedua-duanya di depan mata, si isteri akan berasa nikmat kebahagiaan namun bila semuanya melayang, wanita begini akan berasa erlalu kecewa dan bersusah hati, ujarnya. Beliau menambah, "Bagaimanapun kalau dikatakan, peranan wang membeli kasih dan sayang, ia memang berkait antara satu dengan yang lain. Namun wang itu sekadar dijadikan sebagai alat dan bukan matlamat. Wang berperanan menyenangkan pasangan membina rumah tangga. Mendapatkan sebuah rumah untuk keluarga, memiliki kenderaan dan apabila berlaku sebarang bencana, wang dapat merungkai masalah yang melingkari.

Jika mengandaikan wang untuk membeli cinta dan mengeratkan kasih dan sayang, tandanya kita sudah tersilap menafsir. Sepatutnya utamakan nilai kasih dan sayang yang diberikan oleh suami atau isteri, justeru andai suatu hari kita ditimpa musibah dan hidup dalam serba kekurangan, tidaklah cepat melatah. Cuba perhatikan mereka yang tinggal di kampung. Ada pasangan yang hidup melarat dan menderita kerana tidak mempunyai wang yang banyak, namun ikatan kekeluargaan erat dan sendat dengan kasih dan sayang,''jelasnya. Beliau tidak menafikan, wanita sekarang lebih ramai yang celik mata dan sedar tentang perlunya membelai cinta sampai ke tua, sedangkan lelaki asal ada orang yang menguruskan rumah tangga sudah memadai. Golongan begini, malas hendak memupuk atau membajainya walaupun mereka mampu melakukan. Wanita ketara sudah celik mata. Ini dapat diperhatikan dalam ceramah atau syarahan. Mereka lebih banyak jika dibandingkan dengan kaum Adam.

Sekiranya intipati ceramah mengenai pasangan, pihak si isteri akan mudah terima dan berusaha berubah apatah lagi jika kena dengan cara dan pendekatan yang betul. Sebaliknya si lelaki yang turut mendengar tetapi kurang menghayati. Jika terima pun dengan perasaan sombong dan egonya dan memang sukar mengubah kesilapan.

WANITA - TULANG RUSUK YANG BENGKOK

Walaupun hakikatnya bahtera rumah tangga itu sepatutnya dikemudikan oleh si suami namun era kini menyaksikan lebih banyak wanita yang lebih sensitive mengekalkan kerukunan. Maknanya wanitalah yang lebih banyak bersabar, menelan pahit maung kekurangan pendapatan atau menghadapi kerenah suami yang kadang kala membosankan. Wanita sepatutnya berbangga dengan kejayaan ini walaupun asalnya daripada tulang rusuk kiri lelaki yang bengkok. "Nabi bersabda, wanita itu dicipta daripada tulang rusuk kiri lelaki yang bengkok, maknanya jika dibiarkan sikapnya yang tidak elok, maka begitulah ia kekal selama-lamanya. Lantaran itu andai si suami ingin memberi nasihat, hendaklah secara psikologi dan lemah lembut sehingga yang bengkok itu akan lurus.

Sebaliknya jika menggunakan kekerasan, maka tulang yang bengkok itu akan mudah patah atau pecah.

Misalnya jika isteri pemarah, membebel dan cakap banyak, si suami anggap sahaja ia cubaan yang amat kecil. Allah berfirman, "Apa yang kamu tidak suka, itu adalah yang terbaik untuk kamu.'' Namun dengan perkembangan hari ini, nampaknya dunia sudah terbalik, si lelaki pula nampak gayanya banyak yang bengkok, selarnya.

CINTA DAHULU SEBELUM KAHWIN?

Memang ramai yang membincangkan dua perkara ini sama ada cinta dahulu sebelum berkahwin atau berkahwin dahulu baru bercinta. Ada orang bercinta lama, selepas kahwin berasa jemu pula. Mulanya pasangan masing-masing buat perangai. Ada pula sarankan, lepas kahwin baru bercinta, mereka dakwa pula lepas kahwin baru pecah tembelang pasangan masing-masing. Maknanya, tidak ada kaedah khusus, ia bergantung kepada jodoh masing-masing, dedahnya.

Beliau menam-bah, "Contohnya pasangan orang tua dahulu. Masing-masing tidak kenal tetapi keluarga aturkan perkahwinan. Lepas kahwin kita lihat mereka kekal sampai berpuluh-puluh tahun dan orang tua-tua dakwa cara begitu lebih baik. Sebenarnya itu bukan formula tetapi kebetulan. Maklumlah tinggal di kampung, pergaulan bukanlah seluas atau semoden golongan yang tinggal di bandar. Jika berlaku pergaduhan, si suami tidak sampai hati menceraikan isteri, begitu juga si isteri jika minta cerai pun ke mana diri hendak dibawa?'' soalnya.

Sambungnya lagi, kedamaian hidup berumah tangga mesti dicatur sejak di awal perkenalan. "Mesti diselidik latar belakang pasangan kala

Peringkat pemilihan pasangan. Sekiranya pihak lelaki atau wanita mengikut criteria yang dianjurkan oleh Islam, insya-Allah akan ada kerukunan dalam perkahwinan. Namun jangan tersilap memilih, konon berkenan pasangan yang kuat agamanya. Kita hendaklah memandang dengan pandangan yang luas, bukan setakat sembahyang, puasa atau berzakat sahaja yang patut diambil kira. Antaranya hendaklah menjurus kepada nilai peribadi seseorang. Misalnya kesanggupan penerimaan kita kepada kerenah, gelagat atau tingkah laku pasangan. Kadang kala perangai lelaki membosankan dan tidak kurang ada yang menyejukkan, jika kita terima daripada awal maka redhalah sehingga akhirnya, kerana itulah suami atau isteri kita yang sebenar-benarnya.

LEPAS KAHWIN TERBONGKAR RAHSIA

Ditanya bagaimana mahu membelai cinta seandainya selepas berkahwin baru terbongkar rahsia keburukan pasangan, beliau mengulas. Memang sukar menelah kebaikan individu meskipun seseorang itu taat kepada ibadatnya. Pernah suatu ketika seorang lelaki menemui Saidina Omar dan berkata, bahawa dia telah memilih seorang lelaki untuk menjadi saksi. Lantas Saidina Omar bertanya, "Apakah engkau kenal lelaki itu?'' Pemuda itu menjawab, "Tidak ya amirul mukmimin.'' Saidina Omar bertanya lagi. "Apakah engkau pernah bermusafir dengannya?'' Orang itu jawab, "Tidak pernah,'' Bertanya lagi Saidina Omar, "Apakah engkau pernah berjiran dengannya? Orang itu menjawab, Tidak pernah. Lantas ditanya Omar lagi, "Macam mana engkau kenal dia? Dijawab si pemuda. "Saya selalu tengok dia sembahyang maka yakinlah dia memang baik. Omar berkata, "Engkau pergi dan selidiki lagi kerana engkau sebenarnya belum betul kenal kepadanya.'' Daripada kisah yang diriwayatkan maknanya, sekadar tengok seseorang sembahyang, berulang alik ke masjid atau membaca al-Quran belum bererti kita tahu perangai yang sebenar. "Seeloknya ajak dia bermusafir, baru tahu kedekut atau tidak. Berjiran dengannya, baru tahu perangai peribadi, dan jika berniaga bersama-samanya baru tahu amanah atau sebaliknya diri seseorang. Jika sudah kenal hati budinya barulah boleh dia dijadikan kawan atau saksi. Begitu juga apabila mencari pasangan, selidik dahulu latar belakang dan nilai peribadinya. Caranya dengan menghantar wakil atau orang tengah yang boleh diharapkan,'' sarannya. Namun tidak dinafikan, apabila suami berubah sikap misalnya tidak lagi mesra seperti dahulu, tidak mahu bergurau senda apatah lagi memupuk kasih dan sayang si isteri akan makan hati dan menderita. Namun jangan sesekali dibiarkan sehingga meresap ke dalam hati dan perasaan yang akhirnya menjadi kebiasaan.

Apabila suami buat perangai, cepat-cepat ditegur. Supaya dia segera sedar yang perbuatannya itu salah. Jika isteri terlalu sabar dan Redha dibimbangi akan meresap ke dalam hati dan menjadi kesedapan kepadanya. Memang kenyataannya apabila menegur atau melembutkan hati suami, mereka akan lebih keras dan kasar. Gelagat perubahan ini lebih ketara apabila si suami sudah mula senang sedikit. Balik lewat malam, bersenang-senang dan makan-makan dengan teman-teman atau pergi berpoya-poya. Sebab itu dikatakan orang, wang bukan sahaja membawa kebahagiaan tetapi mengheret kepada kecelakaan. "Cara untuk mengatasi masalah suami yang berubah hati, si isteri tidak boleh membentak. Kerana lelaki yang berperangai begini, hatinya sudah keras. Si isteri mesti menggunakan pendekatan dengan cara yang paling lembut sehingga mereka sedar.

"Tidak dinafikan apabila si isteri berlembut, perangai suami semakin menjadi-jadi. Bagaimanapun cuba kita fikirkan, kalau membentak akan timbul pula permusuhan yang berpanjangan. Silap hari bulan, si suami memukul atau mendera si isteri. Diam isteri bukan bererti redha dan bersetuju dengan perangainya cuma sekasar mana pun lelaki, namun jauh di sudut hati pasti mempunyai belas. Kasihan dengan si isteri yang cukup tenang, sabar dengan perangainya yang buruk,'' ujarnya. Tambahnya lagi, "Ada masanya suami mesti disentak dengan perkara-perkara yang tidak dijangka. Misalnya seorang isteri yang sebelum ini banyak cakap tiba-tiba mogok. Lepas masak diam, lepas makan diam, hendak tidur pun diam, maknanya perangainya berubah menjadi pendiam. Mungkin dengan cara itu dia mampu meluahkan perasaannya daripada marah tidak tentu pasal kemudian dicop suami, dia derhaka. "Seperti kisah seorang pemuda yang menyatakan hasrat mahu berkahwin tetapi dihalang oleh emaknya. Jadi dia mogok, kalau melawan, bimbang menderhaka kepada orang tua dan dia takut masuk ke dalam api neraka. Lantas dia diam sahaja sepanjang masa. Tidak makan, tidak minum, tidak tidur, sembahyang sahaja yang dilakukan. Lama-kelamaan ibunya bertanya, "Engkau sakit ke, asyik diam aja.'' Si anak menggelengkan kepala. Oleh sebab emak sayangkan anak, lantas disuruhnya si anak berkahwin. Barulah si anak bersemangat dan bahagia. Dalam kes ini si anak terselamat, tidak menderhaka kepada ibunya dan dapat pula berkahwin,'' ceritanya.

TEGUR CARA BERHIKMAH

Ismail Kamus menambah, jika sukar atau tidak sampai hati menegur suami yang buat perangai, gunakan orang tengah. "Memang susah mencari yang boleh dipercayai tetapi itulah cabaran yang mesti dihadapi. Bagaimanapun cara penyampaian orang tengah itu biar betul dan kena caranya sehingga suami tidak menyalahkan si isteri. "Selain memberi nasihat, isteri hendaklah mohon kepada Allah dan bermunajat kepada-Nya tanpa jemu. Di samping itu bacalah surah Ali-Imran, ayat 83 yang maksudnya: "Apakah selain daripada agama Allah mereka cari, dan baginya, menyerahlah sesiapa yang di langit dan yang di bumi, secara sukarela dan terpaksa dan kepada-Nya jua mereka dikembalikan. Ayat ini hendaklah dibaca sebanyak1,000 kali sehari. Apabila hendak digunakan baca tiga kali dan tiup kepada orang yang berkenaan atau ditiupkan ke dalam air untuk diminum oleh orang tersebut. Mudah-mudahan, berkat doa dan air itu akan lembut hatinya.'' Menjawab persoalan, bagaimana membelai cinta jika si suami asyik panas baran beliau menjelaskan. "Apabila suami baran, isteri kena sabar dan redha kerana itulah suami kita. Orang yang baran sebenarnya ada masalah. Jiwanya sakit tenat dan perlu diubati.

"Perhatikan di mana kelemahan suami dan cari punca kenapa dia marah. Kemudian kita cari jalan supaya dia tidak marah. Umpamanya kalau isteri lambat masak, sua-mi akan marah, jadi si isteri hendaklah menyegerakan memasak. Ataupun setiap kali balik ke rumah, suami mesti hendak minum, jadi cari jalan cepat-cepat sediakan minuman. Ertinya kita hendaklah menutup segala punca kemarahan suami dan lama-kelamaan penyakitnya akan reda.

Kalau dia yang menyalakan api kemarahan, isteri hendaklah mendiam diri. Jangan sesekali marah kerana marah itu bukan milik kita tetapi haknya. Jika kita tentang kemarahannya, ia akan lebih cepat terbakar atau merebak. Lagipun api bukan lawannya api sebaliknya hendaklah disimbah dengan air supaya padam. "Untuk meredakan, amalkan surah Toha ayat satu hingga enam dan baca sebanyak 1,000 kali. Antara maksudnya, "Tha, Ha, (Hai manusia), tiada Kami turunkan al-Quran ini supaya engkau mendapat *tut!*. Melainkan peringatan bagi orang yang takut (kepada Tuhan). Wahyu yang diturunkan dari Tuhan yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. Tuhan yang Pemurah berkuasa di atas singgahsana. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara kedua-duanya dan apa yang ada di bawah tanah." Tiup kepada ubun-ubun atau mukanya sehingga ke pusat sebanyak tiga kali. Insya-Allah akan lembut hatinya.'' Sebelum mengakhiri perbualan, beliau sempat menegur sesiapa sahaja yang masih mengabaikan rumah tangga sebaliknya hanya mahu berseronok dan berserakah, hendaklah Segera bertaubat.

Nabi bersabda, Barang siapa yang telah melampaui 40 tahun namun
Kebaikannya tidak mengatasi kejahatan hendaklah dia bersiap sedia untuk
masuk api neraka.'' Dedah Ustaz penuh bermakna[/b]

WANITA IBARAT TULANG RUSUK YG BENGKOK

Orang perempuan yang diibaratkan seperti tulang rusuk yang bengkok itu bukan bermakna satu kekurangan, tapi sebenarnya adalah satu ‘penyempurnaan’.Sepertimana juga usus manusia yang berlipat-lipat dan berlingkaran itu bukanlah satu ketidakbetulan tetapi begitulah keadaan usus yang sempurna



“Leceh betullah orang perempuan ni. Tegur sikit dah merajuk. Kena pujuk, nasihat lembut-lembut, cakap baik-baik... hai leceh betul. Tetapi kalau dibiarkan menjadi-jadi pulak! Kita punya kerja pun dia nak langgar. Buat kerja ikut semangat, tak pandang kiri kanan lagi."

"Eh, apa yang kau ngomelkan ni Fuad? Siapa yang buat hal kali ni?" "Staf aku si Lina tu lah. Baru tegur sikit, dah monyok. Hari ni dah tak datang kerja. Susahlah macam ni. Kerja pejabat akan terganggu."

"Entah-entah dia ada hal lain. Engkau belum siasat dah jump to conclusion."

"Alaah... orang perempuan memang macam tu. Kan Nabi pun kata yang orang perempuan tu ibarat tulang rusuk yang bengkok! Sebab dia bengkoklah orang perempuan suka buat perangai. Kita nak luruskan nanti takut patah pulak. Kalau dibiarkan terus, makin bengkoklah. Hai susah, susah."

"Jangan cakap macam tu, Fuad. Maksud Hadis to bukan begitu."

"Eh, kan Hadis itu sudah lumrah diperkatakan? Apa yang tak kena pulak, Naim?"

"Maksud aku begini. Menafsirkan Hadis itu seolah-olah orang perempuan tu memang Allah ciptakan sebagai satu golongan yang "disadvantaged" atau terkurang seperti yang engkau cakapkan seolah-olah mengatakan yang Allah itu berat sebelah. Walhal Allah itu Maha Adil dan Dia ciptakan lelaki dan perempuan itu sama sahaja dari segi kemampuan mereka untuk meningkatkan iman dan menjadi hamba Allah yang bertaqwa. Bengkok yang disebut di dalam Hadis itu bukan bermakna yang mereka itu sentiasa cenderung ke arah melakukan perkara-perkara yang tidak baik. "Buktinya, apabila Rasulullah s.a.w. datang membawa ajaran Islam, baginda menaikkan taraf perempuan yang sebelum itu dianggap "golongan yang tak berguna" kepada ‘sayap kiri’ kepada masyarakat. Baginda ada memberikan tugas-tugas yang penting kepada orang perempuan, terutama bila kaum lelaki keluar berperang. Sebagai sayap kiri,
tentulah mereka diiktiraf seimbang dengan sayap kanan.”

"Tapi, memang orang perempuan kuat merajuk. jenuh kita nak layan dia."

"Merajuk bukan berlaku pada orang perempuan saja. Orang lelaki juga kuat merajuk. Mungkin cara merajuk atau cara ‘protes’ tu yang tak sama. Punca merajuk sebab iman lemah, bukan sebab jantina. Lagipun, apa salahnya kalau kita tegur orang perempuan dengan berlemah-lembut dan berhikmah. Bukankah begitu tuntutan Islam. Kalau kita marah-marah sehingga mereka merajuk, bukan mereka yang salah, tetapi kitalah yang salah. Entah-entah waktu itu kita lebih `bengkok' daripada mereka!"

"Eh, eh engkau ni. Asyik nak bela orang perempuan aje."

"Aku bukannya nak bela siapa-siapa. Aku cuma nak betulkan pemahaman yang tidak betul terhadap Hadis tu."

"Apa maksud sebenar Hadis tu?"

"Orang perempuan yang diibaratkan seperti tulang rusuk yang bengkok itu bukan bermakna satu kekurangan, tapi sebenarnya adalah satu ‘penyempurnaan’.Sepertimana juga usus manusia yang berlipat- lipat dan berlingkaran itu bukanlah satu ketidakbetulan tetapi begitulah keadaan usus yang sempurna. Bengkoknya tulang rusuk itu kerana ia bersifat `pelindung'. la melindungi organ-organ penting di dalam tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, hati dan limpa. Kalau tulang kakilah yang diletakkan di dada manusia, sudah tentu ia tidak dapat berperanan sepertimana tulang rusuk yang bengkok itu "

"Oh begitu. Jadi bila Nabi katakan yang orang perempuan itu seperti tulang rusuk yang bengkok, beliau hanyalah hendak memperlihatkan perbezaan peranan mereka berbanding lelaki?"

"Begitulah. Selain itu, maksud `tulang rusuk yang bengkok' itu ialah sifat `rahmah'. “Ini bermakna bengkoknya wanita ialah sifat semulajadi yang Allah ciptakan untuk wanita agar dia dapat memainkan peranan yang tidak dapat dimainkan oleh lelaki. Orang perempuan itu sifat semula jadinya penyayang. Perasaannya halus. Kerana adanya sifat-sifat itu, orang perempuan boleh sabar menjaga dan melayan anak-anaknya yang berbagai kerenah. Mereka juga sabar dan tekun melakukan kerja-kerja rumah yang mungkin kepada kita sangat membosankan.”

"Begitu jugalah di dalam masyarakat, orang perempuan sangat sesuai menjadi guru, jururawat, dan apa juga bidang yang dalam kemampuannya. Oleh itu jangan cuba buang sifat "bengkok" ini daripada orang perempuan dengan memberikan mereka tugas-tugas yang tidak sesuai. Kalau tulang rusuk sudah patah, organ-organ yang penting tadi tidak akan selamat.

"Jadi peranan mereka sebenarnya penting. Bayangkanlah betapa besar peranan dan jasa ibu yang menjaga dan mengasuh kita dari kecil hinggalah besar"

"Hmm, betul tu Naim." "Sebenarnya tiada siapa yang 'bengkok' mengikut tafsiran yang engkau gunakan. Bengkok atau tidaknya seorang lelaki atau perempuan itu bergantung kepada iman dan akhlaknya. Orang lelaki kalau tidak berusaha untuk membuang sifat-sifat yang terkeji di dalam dirinya pun akan jadi bengkok juga, malah lebih bengkok dari orang perempuan yang ada usaha membaiki dirinya."

"Baru aku sedar, akulah yang bengkok. Asyik marah-marah dan tidak sabar"

"Memang tidak sepatutnya kita lihat orang lain itu lebih `bengkok' daripada kita. Sebaliknya kita patut sentiasa merasakan yang kitalah yang lebih `bengkok' daripada semua orang lain di muka bumi ini...

Sunday, 10 July 2011

MAKNA HADIAH BUAT YANG TERSAYANG




JAM TANGAN....

Tanda mengingati setiap masa dan waktu



CINCIN....

Tanda ikatan kasih yang abadi



GELANG....

Tanda mesra



RANTAI LEHER....

Ikatan cinta yang perlukan perhatian



SUBANG....

Tanda penghargaan&penghormatan



KASUT....

Sentiasa mengambil berat/perhatian



PAKAIAN/KAIN....

Semoga kasih berkekalan/dekat selalu



PAYUNG....

Tanda kasih&ingin melindungi



MINYAK WANGI....

Tanda cinta



BINGKAI GAMBAR....

Sentiasa merindu&x ingin berjauhan



BUKU....

Bersifat terbuka&bertolak ansur



BUNGA....

Tanda perkenalan&kasih sayang



COKLAT....

Semanis cintamu



LAGU/CD/VIDEO....

Mengabdikan cinta



SEJADAH&AL-QURAN....

Tandanya kekasihmu itu menyayangimu dunia dan akhirat

BAHASA CINA & MAKSUDNYA

Wo Yau Bao Ni

-Saya nak peluk awak



Zhuan Shu Tian Shi


-My Special Angel



Wo Yau Cheng Ni De Zhuan Tian Shi

-I want to become your special angel



Wo Xiang Nian Ni

-I miss You



Wo Ai Ni

-I love You

KELUASAN API NERAKA

KELUASAN API NERAKA...... ......... ......... ..

Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibrail datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya,maka ditanya oleh nabi s. a. w.: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?"

Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar,



dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya. "



Lalu nabi s. a. w. bersabda: "Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam."

Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung

di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas



bukit, nescaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa,

nescaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka

itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bahagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi s. a. w. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu- pintu rumah kami?" Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: iaitu yg lebih bawah lebih panas)

Tanya Rasulullah s. a. w.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?" Jawab Jibrail: "Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a. s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah.



Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.



Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha, pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa'eir." Kemudian Jibrail diam segan pada Rasulullah s. a. w. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat."Maka nabi s.a.w. jatuh pengsan ketika mendengar keterangan itu, sehinggaJibrail meletakkan kepala nabi s. a. w. di pangkuannya sehingga sedar kembali dan sesudah sedar nabi saw bersabda: "Ya Jibrail, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku,



apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"



Jawabnya: "Ya, iaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu."



Kemudian nabi s. a. w. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian

nabi s. a. w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk

sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila



sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.(dipetik dari kitab "Peringatan Bagi Yg Lalai")



Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku.





Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:

1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat

2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah

3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung



4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah

5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik



6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak



7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum



8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular



9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat.

10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai



11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat





Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kita semua.



Wallahua'lam.





Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159





Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami



turunkan dari keterangan-keterang an dan petunjuk hidayat, sesudah



Kami menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu



dilaknat oleh Allah

dan dilaknat oleh sekalian makhluk.





Dari Abdullah bin 'Amr R. A,





Rasulullah S. A. W bersabda:"



Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..



"Sesungguhnya Ilmu itu akan membakar kamu jika tidak disebarkan." .